Jumat, 15 April 2016

SORBAN

Sunnah Nabi, malaikat dan sahabat : memakai sorban (warna putih – hitam – hijau – Merah – Kuning) dan keutamaanya

SORBAN ADALAH PAKAIAN ORANG ISLAM !

 

Sorban Rasulullah masih utuh

HADITS TTG SORBAN

1. dari Amr bin Umayyah ra dari ayahnya berkata : Kulihat Rasulullah saw mengusap surbannya dan kedua khuffnya (Shahih Bukhari Bab Wudhu, Al Mash alalKhuffain).2. dari Ibnul Mughirah ra, dari ayahnya, bahwa Rasulullah saw mengusap kedua khuffnya, dan depan wajahnya, dan atas surbannya (Shahih Muslim Bab Thaharah)3. para sahabat sujud diatas Surban dan kopyahnya dan kedua tangan mereka disembunyikan dikain lengan bajunya (menyentuh bumi namun kedua telapak tangan mereka beralaskan bajunya krn bumi sangat panas untuk disentuh). saat cuaca sangat panas. (Shahih Bukhari Bab Shalat).4. Rasulullah saw membasuh surbannya (tanpa membukanya saat wudhu) lalu mengusap kedua khuff nya (Shahih Muslim Bab Thaharah)5. Hadhrat Anas R.a. meriwayatkan:

“Saya melihat Sallallahu alayhi wa sallam sedang berwudhu. Dia memakai sorban Qitri…” (Abû DawûdHal.19)

6. Sulaiman R.a.mengatakan: “saya melihat Para Sahabat dari kalangan Awwalun Muhajirin(mereka yang pertama kali hijrah ke Madinah) memakai sorban berbahan dari katun.” (Mussanaf Ibn Abi Shaibah Vol.8 Hal.241)7. Abu Dawud telah menyebutkan dalam kitab sunannya, bahwa Nabi SAW telah bersabda :”Perbedaan kita dengan orang musyrik adalah memakai sorban diatas kopiah.”8. Abu Dawud dan Imam Ahmad Bin Hanbal, bahsawanya Ibn `Umar r.a. telah berkata, Rasulullah (Sallallaahu Álayhi Wasallam) telah bersabda yang mahfumnya bahwa Barang-siapa yang meniru-niru suatu kaum (dalam penampilan), maka dia termasuk dari mereka.

9. Rasulullah (Sallallaahu Álayhi Wasallam) telah bersabda yang mahfumnya : Pakailah sorban karena itu adalah tanda dari malaikat. Juga biarkan ujung sorban bergantung di pundak. (Baihaqi)

10. Pakailah sorban, karena itu akan menambah kesabaranmu. (Mustadrak of Hâkim)

11. “Beberapa malaikat Allah akan berdiri di depan pintu mesjid dan memintakan ampun bagi mereka yang memakai SORBAN BERWARNA PUTIH.” (AlMaqaasidul Hasanah Hal.466)

12. “Memakai sorban akan membedakan seorang muslim dengan kaum musryikin.(Ibid)

“Allah Ta’âla menurunkan rahmat-Nya kepada orang yang memakai sorban pada hari Jum’at dan para malaikat akan mendo’akan mereka.” (Dailami)

13. “Semoga dengan penjelasan ini,para Fuqaha akan menerima fakta bahwa pahala shalat dengan memakai sorban adalah lebih besar daripada shalat tanpa memakai sorban”

(Fatawa Rashidia Hal.326; Fatâwa Rahimia Vol. 4Hal.359).

14. Moulana Rashid Ahmed Gangohi telah menulis seperti berikut ini ketika menjawab satu pertanyaan tentang sorban;

“Membolehkan seorang Imam (dalam shalat) tanpa memakai sorban adalah sama sekali diizinkan tanpa suatu celaan. ………Namun kita tidak boleh mengabaikan fakta bahwa dengan memakai sorban, pahala akan meningkat.”

(Fatâwa Rashidia Hal.326)

15. Allamah Anwar Shah Kashmiri telah menulis; “dari pandangan para fuqaha (ahli fiqgih), kami menemukan bahwa adalah mustahab (sangat disukai) jika sholat dilaksanakan dengan memakai 3 macam pakaian, satu siantaranya adalah sorban.” (Faizul Bari Vol.2 Hal.8)16. Moulana Mohammed Zakariya Khandalwi telah menulis dalam ‘Khasâil-e-Nabawi’ (Penjelasan Kitab Shamâil Tirmizi): Memakai sorban adalah Sunnat-Mustamirrah’ (terus–menerus dilakukan oleh Nabi Sallallahu alayhi wa sallam). Nabi Sallallahu alayhi wa sallam sangat menganurkan kita untuk memakai sorban. Telah diriwayatkan dalam mahfum hadits: “Pakailah sorban. Karena itu akan membuatmu sabar” (Fathul Baari) Juga telah diriwayatkan bahwa that seseorang bertanya kepada Hadhrat Ibn Umar R.a. :”apakah memakai sorban itu adalah sunnah atau bukan?” Beliau menjawab bahwa itu adalah sunnah.17. Shaikh Muhammad Ibn Jameel Zino (Imam Muhammad Ibn Saud Islamic University) dalam bukunya (Al-Shamail Al-Muhammadiyyah , hal. 106):

Ayat Al Qur’an , ” Ya (cukup), jika kamu bersabar dan bersiap-siaga, dan mereka datang menyerang kamu dengan seketika itu juga, niscaya Allah menolong kamu dengan lima ribu Malaikat yang MEMAKAI TANDA. (S. Al Imran : 125)

Ibn ‘Abbas r.hum , Ulama terbesar di awal Islam, berkata: “Tanda itu maksudnya adalah MEREKA MEMAKAI SORBAN.”
(Note : Betapa agungnya sorban, sampai para malaikat juga memakainya)

18. Topi/kopiah/songkok adalah merupakan ciri suatu bangsa dan banyak kaum muslim yang meniru-niru mereka dengan memakai topi mereka. kenyataannya, menutup kepala dengan sorban, adalah lebih baik bagi mereka, untuk membedakan dari orang-orang kafir (Al-Shamail Al-Muhammadiyyah, Hal.106)

ULAMA MEMAKAI SORBAN

Dalam kitab tentang biografi pendiri mazhab Hanafi, Imam Abu Hanifah (terkenal karena pemikirannya yang intelek ), Imam al-Suyuti and al-Haytami meriwayatkan bahwa beliau (Imam Hanafi) memiliki tujuh buah sorban, mungkin beliau memakai satu sorban untuk satu hari dalam seminggu.

Imam Syafi’I selalu memakai sorban yang besar, seolah-olah beliau adalah orang Arab di tengah padang pasir.” Seperti juga dengan muridnya, Pendiri mazhab Hambali, Ahmad ibn Hanbal selalu memakai sorban dengan melilitkan sebagian ekornya dibawah dagu. Banyak kaum muslimin di Afrika Utara dan di Sudan meniru cara beliau dalam memakai sorban

Telah disebutkan juga bahwa Imam Bukhari Rahmatullah alayhi ketika mempersiapkan perjalanannya ke Samarqand, beliau memakai sorban dan memakai kaos kaki dari kulit. (Muqadama Fathul Bari Hal.493)
Juga telah diriwayatkan bahwa Imâm Muslim Rahmatullah alayhi suatu ketika pernah meletakkan cadarnya (selendangnya) pada sorbannya didepan gurunya lalu meninggalkan ruangan kelas. (Muqadama Fathul Bari Hal.491)

Ini membuktikan bahwa Imam Muslim Rahmatullah alayhi ketika mempelajari hadits selalu dalam keadaan memakai sorban.

Ibn Hajar Al-Asqalani (Rahimahullah) telah menyebutkan di dalam kitab Fathul Baari hal. 491 dan 493, bahwasanya Imam Bukhari dan Imam Muslim keduanya selalu memakai sorban.

Catatan : Walaupun mereka bukan orang Arab tapi mengamalkan hal ini (memakai sorban) untuk mengikuti Rasulullah (Sallallaahu Álayhi Wasallam) .

Ibn Al-Jawzi dan Ibn Al-Qayyim (dalam kitab Rawdat al-muhibbin hal. 225.) mengatakan bahwaHasan al-Basri (Rahimahullah) selalu memakai sorban hitam

Seorang ulama mengutip dari biografi Imam nawawi, bahwasanya Imam Nawawi seumur hidupnya hanya memakai baju panjang dan sebuah sorban.

SAHABAT MEMAKAI SORBAN

Abu Umar R.a.meriwayatkan bahwa ia pernah melihat Hadhrat Ibn Umar R.a. membeli sebuah sorban yang memiliki hiasan padanya Ia meminta sebuah gunting lalu memotong hiasan itu. (Ibn Majah Hal.26)

Nafi’ Rahmatullah alayhi mengatakan: “Saya melihat Ibn Umar R.a. memakai sorban yang mana ekornya bergantung di antara kedua punggungnya.”( Ibn Majah Vol.8 Hal.2)

SORBAN HITAM

Hadhrat Huraith R.a.meriwayatkan that Nabi Sallallahu alayhi wa sallam menjumpai manusia sedang beliau memakai sorban hitam

Hadhrat Jaabir R.a.meriwayatkan bahwa pada saat Fathul Makkah (Penaklukan kota Makkah) , Nabi Sallallahu alayhi wa sallam memasuki kota Makkah Mukarramah dengan memakai sorban hitam. (Sahih Muslim Vol.1 Pg439)

Ibn Abbas (Radhiallaahu Án) meriwayatkan bahwa Rasulullah (Sallallaahu Álayhi Wasallam) menemui para sahabat sedang beliau memakai sorban hitam.

Hadhrat Ibn Abbas R.a.meriwayatkan selama Nabi Sallallahu alayhi wa sallam sakit yang menjadi asbab wafatnya, Nabi Sallallahu alayhi wa sallam menjumpai Para Sahabat Radhiallahu anhum dengan menggunakan sorban hitam. (Sahih Bukhari Vol.1 Hal. 536)

Hazrat Jaabir (Radiallahu Anhu) meriwayatkan bahwa pada saat Fathul Makkah, Nabi (SallallahuAlaihi Wasallam) memasuki kota Makkah Mukarramah dengan memakai sorban berwarna hitam.

(Shamaail Tirmizi Hal. 8; Ibn Majah Hal.256)

Dalam riwayat lain : “Saya melihat Nabi Sallallahu alayhi wa sallam memakai sorban hitam.”

Amr bin Huroits -radhiyallahu ‘anhu- berkata, أَ

“Nabi -Shallallahu ‘alaihi wa sallam- pernah berkhutbah, sedang beliau memakai surban hitam”. [HR. Muslim (1359), Abu Dawud (4077), Ibnu Majah (1104 & 3584)]
Al-Hasan Al-Bashriy -rahimahullah- berkata dalam menceritakan kebiasaan sahabat dalam memakai songkok dan imamah,

“Dahulu kaum itu (para sahabat) bersujud pada surban, dan songkok (peci), sedang kedua tangannya pada lengan bajunya”. [HR. Al-Bukhoriy dalam Kitab Ash-Sholah: Bab As-Sujud ala Ats-Tsaub fi Syiddah Al-Harr (1/150) , Abdur Razzaq dalam Al-Mushonnaf (1566)]
Abdullah bin Sa’id-rahimahullah- berkata,

SORBAN HIJAU

Sulaiman bin Abi Abdullah mengatakan, bahwa beliau melihat Sahabat dari kalangan kaum Muhajirin, mereka memakai sorban berwarna hitam, putih, merah, hijau dan kuning. (Musannaf-e-ibn Abi Shaiba, Vol 8, Hal. 241)

حدّثنا أبو بكر قال حدثنا سليمٰن بن حرب قال: حدثنا جرير بن حازم عن يعلى بن حكيم عن سليمٰن بن أبي عبدالله قال: أدركت المهاجرين الأولين يعتمون بعمائم كرابيس سود وبيض وحمر وخضر

Sulaiman bin Abi Abdullah (ra) berkata bahwa pada saat ia berjumpa “Muhajirina awwalun” (Para Sahabat dari kalangan Muhajirin yang paling awal berhijrah) mereka memakai sorban tebal, ada yang berwarna hitam, putih, merah and HIJAU” [Musannaf Ibn Abi Shaybah (6/48)]
FATWA ULAMA TENTANG SORBAN HIJAU

“Bagaimanapun, beberapa Sahabat [radhiallaahu anhum] memakai sorban hijau.” (Musannaf ibn Abi Shaybah).

^[Mufti Ebrahim Desai, Fatwa  # 14298, date: 5/06/2006]

Kamis, 14 April 2016

Berbincang denga Allah waktu Shalat

Copas

BACAAN TAHIYAT DIALOG RASULULLAH SAW DENGAN ALLAH SWT

ANDAI kita mengetahui bahwa sebagi. an dari bacaan shalat itu adalah dialog. antara RASULULLAH SAW dengan ALLAH AZZA WAJALLA, tentu kita tdk akan terburu-buru melakukannya...

ALLAHU AKBAR ternyata bacaan shalat itu dpt membuat kita seperti berada di syurga...
Mari kita camkan dan renungkan kisah berikut ini, tentu akan berlinang air mata kita, Masya Allah...
Singkat cerita, pada malam itu Jibril AS mengantarkan Rasulullah SAW naik ke Sidratul Muntaha. Namun karena Jibril AS tdk diperkenankan utk mencapai Sidratul Muntaha, maka Jibril AS pun mengatakan kepada Rasulullah SAW utk melanjutkan perjalanan sendiri tanpa dirinya...
Rasulullah SAW melanjutkan perjalanan perlahan sambil terkagum-kagum melihat indahnya istana ALLAH SWT hingga tiba di Arsy...
Setelah sekian lama menjadi seorang Rasul, inilah pertama kalinya Muhammad SAW berhadapan dan berbincang secara langsung dg ALLAH Azza wa Jalla...
Bayangkanlah betapa indah dan luar biasa dahsyatnya moment ini, Masya Allah...
PERCAKAPAN Antara Muhammad Rasulullah SAW dg ALLAH Subhanahu wata'ala :
a). Rasulullah SAW pun mendekat dan memberi salam penghormatan kepada ALLAH SWT :
ATTAHIYYAATUL MUBAARAKAATUSH SHALAWATUTH THAYYIBAATU LILLAAH...
(Semua ucapan penghormatan, pengagungan dan pujian hanyalah milik ALLAH).
b). Kemudian Allah SWT menjawab sapaannya :
ASSALAAMU ‘ALAIKA AYYUHAN NABIYYU WARAHMATULLAAHI WABARAKAATUH.
(Segala pemeliharaan dan pertolongan ALLAH untukmu wahai Nabi, begitu pula rahmat ALLAH dan segala karunia-Nya).
c). Mendapatkan jawaban seperti ini, Rasulullah SAW tdk merasa jumawa atau berbesar diri, justru beliau tidak lupa dengan umatnya (ini yang membuat kita sangat terharu)...
Beliau menjawab dengan ucapan :
ASSALAAMU ‘ALAINAA WA ‘ALAA ‘IBADADILLAAHISH SHAALIHIIN.
(Semoga perlindungan dan pemeliharaan diberikan kpd kami dan semua hamba ALLAH yg shalih).
Bacalah percakapan mulia itu sekali lg… itu adalah percakapan Sang Tuhan dan hamba-NYA, Sang Pencipta dan ciptaan-NYA dan mereka saling menghormati satu sama lain, menghargai satu sama lain dan lihat betapa Rasulullah SAW mencintai kita umatnya, bahkan beliau tdk lupa dg kita ketika Dia dihadapan ALLAH SWT...
d). Melihat peristiwa ini, para malaikat yg menyaksikan dari luar Sidratul Muntaha tergetar dan ter-kagum2 betapa Rakhman dan Rakhimnya ALLAH SWT, betapa mulianya Muhammad SAW...
Kemudian para malaikat pun mengucap dg penuh keyakinan :
ASYHADU ALLAA ILAAHA ILLALLAAH. WA ASYHADU ANNA MUHAMMADAR RASUULULLAAH.
(Kami bersaksi bahwa tiada Tuhan selain ALLAH dan kami bersaksi bahwa Muhammad adalah hamba Allah dan Rasul Allah).
Jadilah rangkaian percakapan dlm peristiwa ini menjadi suatu bacaan dlm SHALAT yaitu pd posisi TAHIYAT Awal dan Akhir, yg kita ikuti dg shalawat kpd Nabi sebagai sanjungan seorang individu yg menyayangi umatnya...
MUNGKIN sebelumnya kita tdk terpikirkan arti dan makma kalimat dlm bacaan ini.
Mudah2an dg penjelasan singkat ini kita dpt lbh meresapi makna shalat kita. Sehingga kita dapat merasakan getaran yg dirasakan oleh para malaikat disaat peristiwa itu...

وَاللّهُ أعلَم بِالصَّوَاب

Smg bermanfaat utk menambah kekhusu'an sholat kita, Aamiin Allahumma Aamiin...

#Sumber :
Kitab Qissotul Mi'roj

Renungan

Murid Cerdas VS prof.keterbelakangan intelektual alias gobloooook;Seorang profesor yang Atheis berbicara dalam sebuah kelas fisika.

Profesor : "Apakah Allah menciptakan segala yang ada ?"

Para mahasiswa : "Betul ! Dia pencipta segalanya."

Profesor : "Jika Allah menciptakan segalanya, berarti Allah juga menciptakan kejahatan."

(Semua terdiam dan agak kesulitan menjawab hipotesis Profesor itu).

Tiba-tiba seorang mahasiswa bersuara  memecah kesunyian.

Mahasiswa : "Prof. ! Saya ingin bertanya. Apakah dingin itu ada ?"

Profesor : "Pertanyaan macam apa itu ? Tentu saja dingin itu ada."

Mahasiswa : "Prof. ! Dingin itu tidak ada. Menurut hukum fisika, yang kita anggap dingin sebenarnya adalah ketiadaan panas.

Suhu -460 derajat Fahrenheit adalah ketiadaan panas sama sekali. Semua partikel menjadi diam. Tidak bisa bereaksi pada suhu tersebut.

Kita menciptakan kata 'dingin' untuk mengungkapkan ketiadaan panas.

Selanjutnya ! Apakah gelap itu ada ?"

Profesor : "Tentu saja ada !"

Mahasiswa : "Anda salah lagi Prof. ! Gelap juga tidak ada.

Gelap adalah keadaan di mana tiada cahaya. Cahaya bisa kita pelajari. Sedangkan gelap tidak bisa.

Kita bisa menggunakan Prisma Newton untuk mengurai cahaya menjadi beberapa warna dan mempelajari panjang gelombang setiap warna.

Tapi ! Anda tidak bisa mengukur gelap. Seberapa gelap suatu ruangan diukur melalui berapa besar intensitas cahaya di ruangan itu.

Kata 'gelap' dipakai manusia untuk menggambarkan ketiadaan cahaya.

Jadi ! Apakah kejahatan, kemaksiatan itu ada ?"

Profesor mulai bimbang tapi menjawab juga : "Tentu saja ada."

Mahasiswa : "Sekali lagi anda salah Prof. ! Kejahatan itu tidak ada. Allah tidak menciptakan kejahatan atau kemaksiatan. Seperti dingin dan gelap juga.

Kejahatan adalah kata yang dipakai manusia untuk menggambarkan ketiadaan Allah dalam dirinya.

Kejahatan adalah hasil dari tidak hadirnya Allah dalam hati manusia."

Profesor terpaku dan terdiam !

Dosa terjadi karena manusia lupa menghadirkan Allah dalam hatinya.

Hadirkan Allah dalam hati kita setiap saat, maka akan selamatlah kita.

Itulah IMAN.

SESUNGGUHNYA DOSA ITU LAHIR SAAT IMAN TIDAK HADIR DALAM HATI KITA ...