Berbagi Hikmah Pagi .......
| OLAHRAGA SUNNAH |
Kita mungkin pernah membaca sebuah hadits Nabi yang berbunyi : “Ajarilah anakmu Memanah, Berkuda dan Berenang”. Hadits ini adalah perintah Rasulullah yang dianjurkan kepada orang tua untuk mengajari generasinya tiga jenis olahraga diatas.
Pertanyaannya : “Apakah perintah ini masih relevan dengan kondisi saat ini?” dimana kuda tidak lagi menjadi kendaraan utama tergantikan oleh mobil, pesawat dll. Dimana memanah bukan olahraga populer yang disukai banyak orang. Begitu pula dengan Berenang yang hanya bisa dilakukan oleh beberapa orang saja. Tentunya kita bertanya apa maksud dari tiga perintah ini. Ternyata tiga perintah ini sangat dalam makna dan isinya. Apa yang dianjurkan Nabi SAW adalah sesuatu yang sangat berhubungan hingga saat ini. Perintah itu terbagi atas tiga bagian, dimana setiap bagian saling berhubungan satu sama lain.
Perintah pertama, Rasulullah menganjurkan kita untuk memanah. Secara hakekat perintah ini menganjurkan kepada kita untuk mempunyai “target” dalam hidup. Ada tujuan yang harus dicapai ibarat anak panah yang meninggalkan tempatnya untuk sampai ke sasarannya.
Perintah kedua, Rasulullah saw menganjurkan kita untuk berkuda. Secara hakekat perintah ini bermakna bahwa tujuan hidup atau cita-cita yang kita impikan harus kita kejar secepat dan sekuat kuda berlari. Gunakanlah segala kekuatan yang kita miliki untuk terus berusaha mencapai target hidup.
Ketiga, berenang. Kegiatan ini mempunyai arti untuk menjadi pribadi pantang menyerah dalam memacu kecepatan demi mencapai target hidup. Ibarat perenang yang berhenti ditengah-tengah lautan maka akan tenggelam atau celaka dimakan hiu.
Maka milikilah ketiganya, jadilah pribadi yang tangguh dalam mengejar target hidup. Jangan berhenti di tengah jalan atau orang lain akan mengambil kesempatan itu. Tentukan target hidup yang lebih realistis, bermimpi boleh asal mimpinya terukur dan “reachable”. Yakinlah dengan potensi yang kita miliki seperti anak panah yang sampai kesasaran dengan cepat lagi gesit. Jangan pernah berhenti di setiap kegagalan yang kita hadapi karena “gagal adalah keberhasilan yang tertunda”.
# Nice to share & selamat beraktivitas.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar